PERENCANAAN
TATA LETAK HOME INDUSTRY PAKAIAN
LENNY BOUTIQUE
I. Latar Belakang Masalah
Kemajauan teknologi
informasi yang pesat dapat memberi kemudahan tersendiri dalam mencari suatu
informasi. Apalagi saat ini kemajuan teknologi informasi didukung oleh adanya
internet, karena hampir semua orang menggunkana internet. Lenny
Boutique merupakan online butik yang memproduksi pakaian wanita yaitu dress,
blouse, celana dan rok dengan sistem produksi make to order di
mana pemasaran dan penjualan produknya dilakukan via internet (jejaring sosial).
Produksi pakaian wanita didasarkan pada order dan spesifikasi dari konsumennya,
sehingga variasi produk yang dibuat banyak sedangkan jumlah per varian
produknya sedikit. Konsumen online butik tersebut adalah para reseller
yang akan menjual kembali produk yang dibeli ke konsumen mereka dan
sebagian besar merupakan para wanita muda yang membeli produk tersebut untuk
digunakan sendiri. Online shop ini memiliki sebuah lokasi
produksi dengan kapasitas berdasar pada jumlah mesin, peralatan dan tenaga
kerja yang ada saat ini dan butik ini hanya mampu memproduksi 15 pakaian
perhari.
Lenny Boutique berencana mengembangkan usaha yang
telah dijalankan dan menerapkan sistem produksi make to stock di
samping sistem produksi yang telah ada selama ini yaitu make to order.
Dengan adanya rencana pengembangan usaha maka diperlukan adanya peningkatan
terhadap kapasitas produksi yang semula hanya mampu memproduksi 15 pakaian per
hari menjadi 30 pakaian per hari. Namun, mengingat kapasitas tempat produksi
saat ini yang tidak mencukupi, online shop tersebut berniat untuk
membuat sebuah home industry yang baru. Home Industry merupakan
salah satu yang memerlukan perancangan fasilitas, diantaranya adalah
perancangan dan pengaturan tata letak produksi. Permasalahan yang sering
dijumpai dalam pengaturan tata letak adalah apakah pengaturan dari semua
fasilitas produksi tersebut telah dibuat sebaik-baiknya sehingga bisa mencapai
suatu proses produksi yang paling efisien dan bisa mendukung kelangsungan serta
kelancaran proses produksi secara optimal.
Rencananya tempat produksi yang lama akan dipindahkan
ke area baru yang belum ditentukan lokasinya. Sebelum mencari tempat
produksi yang baru, maka diperlukan perencanaan terlebih dahulu. Salah satunya adalah
dengan mengetahui berapa jumlah mesin, peralatan dan tenaga kerja yang
diperlukan, luas tempat produksi yang dibutuhkan, serta bagaimana tata letaknya
agar dapat mengatasi peningkatan kapasitas produksi yang diharapkan. Perancangan tata letak diperlukan diantaranya
bagi pola aliran material untuk dapat menghasilkan proses produksi yang
berkaitan secara efisien, menghemat pemakaian ruang bangunan serta dapat
memberi kemudahan, kenyamanan dan keselamatan dalam melaksanakan proses
produksi bagi tenaga kerja. Pengaturan tata letak yang sembarangan dapat
berakibat terhadap lamanya proses produksi dan kesimpangsiuran dalam berproses
produksi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk melakukan perancangan
tata letak baru yang baik dan lebih efisien bagi home industry Lenny Boutique.
II. Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan usulan perancangan
tata letak baru bagi home industry pembuatan pakaian wanita sehingga
dapat memenuhi peningkatan kapasitas yang diharapkan.
III. Termasuk
Studi Apa
Penelitian ini termasuk kedalam studi eksplorasi,
karena penelitian ini melakukan pengambilan data dengan cara survey langsung ke
lapangan (tempatnya), metode pengumpulan data yang diambil yaitu dengan dua
cara yaitu observasi dan wawancara dan data yang diperoleh pun kualitatif.



0 komentar:
Posting Komentar