Tugas Individu - Kewirausahaan (Softskill) "Bentuk Pemasaran"

Minggu, 06 November 2016

"Pengertian, Kelebihan, Kekurangan dan Contoh dari Masing-Masing Bentuk Pemasaran Waralaba/Franchising, Pemasaran Langsung/Direct Marketing dan Multi Level Marketing"

Pengertian Waralaba/Franchising
Franchise atau waralaba merupakan peluang bagi wiraswastawan untuk masuk dalam usaha dengan memanfaatkan pengalaman, pengetahuan, dan dukungan dari pemberi franchise. Sering wiraswastawan memulai usaha baru kecil kemungkinan bahwa usahanya akan berhasil. Dengan franchise wiraswastawan akan dilatih dan didukung dalam pemasaran usaha dan akan menggunakan nama yang telah mempunyai citra yang mapan. Orang yang menghadapi situasi yang mendesak untuk memiliki usahanya sendiri mungkin akan merasa bahwa franchise adalah pemecahan yang paling mudah. Akan tetapi, terdapat beberapa risiko penting pada hal tersebut di atas. Franchise bisa didefinisikan sebagai persetujuan di mana perusahaan atau distributor tunggal dari produk yang mempunyai merek dagang memberikan hak eksklusif kepada perusahaan, distributor atau pengecer independe dengan imbalan pembayaran royalti dan menyesuaikan diri dengan prosedur operasi standar. Orang yang menawarkan franchise disebut pemberi franchise (franchisor) dan merupakan orang yang berpengalaman dalam bisnis selama beberapa puluh tahun serta memiliki pengetahuan mengenai apa yang berhasil dan apa yang tidak. Franchise adalah orang yang memberi franchise dan memberikan peluang untuk masuk dalam usaha baru dengan peluang besar untuk berhasil
Waralaba (Inggris: Franchising;Prancis: Franchise) untuk kejujuran atau kebebasan) adalah hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layanan.Sedangkan menurut versi pemerintah Indonesia, yang dimaksud dengan waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa. Sedangkan menurut Asosiasi Franchise Indonesia, yang dimaksud dengan Waralaba ialah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.

Kelebihan Waralaba/Franchising
Kelebihan dari sistem ini yaitu menawarkan keuntungan untuk memulai suatu bisnis baru dengan cepat bedasarkan pada suatu merek dagang yang telah terbukti usahanya, tidak sama seperti dengan membangun suatu merek dan usaha baru dari awal mula. Berikut beberapa keuntungan lainnya.
·         Konsep yang mapan
·         Alat keberhasilan usaha
·         Pendampingan
·         Bantuan teknis, manajemen dan operasional
·         Standar dan kontrol kualitas
·         Risiko rendah
·         Biaya operasional rendah
·         Akses terhadap kredit
·         Manfaat riset dan pengembangan
·         Terlindung dalam jaringan

Kekurangan Waralaba/Franchising
Dalam segala usaha yang dibuat, pasti tent memiliki kekurangan. Berikut kekurangan dari sistem waralaba :
·         Sistem waralaba tidak memberikan kebebasan penuh kepada terwaralaba karena ia terikat perjanjian dan harus mengikuti sistem dan metode yang telah dibuat oleh pewaralaba
·         Sistem waralaba bukanlah suatu jaminan akan keberhasian. Menggunakan merek terkenal belm tentu akan sukses bila tidak diimbangi dengan kecermatan dan kehati-hatian penerima waralaba dalam memilih usaha dan mempunyai komitmen dan harus bekerja keras serta tekun
·         Terwaralaba harus bisa bekerja sama dan berkomunikasi dengan baik dalam hubungannya dengan pewaralaba
·         Tidaksemua janji pewaralaba diterima oleh terwaralaba.
·         Masih adanya ketidakamanan dalam suatu waralaba, karena pewaralaba dapat memutuskana atau tidak mempengaruhi perjanjian.

Contoh Waralaba/Franchising
·         Perusahaan Coca cola di Atlanta, AS. Waralaba diperkenalkan pertama kali pada tahun 1850-an oleh Isaac Singer, pembuat mesin jahit Singer, ketika ingin meningkatkan distribusi penjualan mesin jahitnya. Walaupun usahanya tersebut gagal, namun dialah yang pertama kali memperkenalkan format bisnis waralaba ini di AS. Kemudian, caranya ini diikuti oleh pewaralaba lain yang lebih sukses, John S Pemberton, pendiri Coca Cola. Namun, menurut sumber lain, yang mengikuti Singer kemudian bukanlah Coca Cola, melainkan sebuah industri otomotif AS, General Motors Industry ditahun 1898. Contoh lain di AS ialah sebuah sistem telegraf, yang telah dioperasikan oleh berbagai perusahaan jalan kereta api, tetapi dikendalikan oleh Western Union serta persetujuan eksklusif antar  pabrikan mobil dengan penjual.
·         Mc Donalds, salah satu pewaralaba rumah makan siap saji terbesar di dunia.Waralaba saat ini lebih didominasi oleh waralaba rumah makan siap saji. Kecenderungan ini dimulai pada tahun 1919 ketika A&W Root Beer membuka restoran cepat sajinya. Pada tahun 1935, Howard Deering Johnson bekerjasama dengan Reginald Sprague untuk memonopoli usaha restoran modern. Gagasan mereka adalah membiarkan rekanan mereka untuk mandiri menggunakan nama yang sama, makanan, persediaan, logo dan bahkan membangun desain sebagai pertukaran dengan suatu pembayaran. Dalam perkembangannya, sistem bisnis ini mengalami berbagai penyempurnaan terutama di tahun l950-an yang kemudian dikenal menjadi waralaba sebagai format bisnis (business format) atau sering pula disebut sebagai waralaba generasi kedua. Perkembangan sistem waralaba yang demikian pesat terutama di negara asalnya, AS, menyebabkan waralaba digemari sebagai suatu sistem bisnis diberbagai bidang usaha, mencapai 35 persen dari keseluruhan usaha ritel yang ada di AS. Sedangkan di Inggris, berkembangnya waralaba dirintis oleh J. Lyons melalui usahanya Wimpy and Golden Egg, pada tahun 60-an. Bisnis waralaba tidak mengenal diskriminasi. Pemilik waralaba (franchisor) dalam menyeleksi calon mitra usahanya berpedoman pada keuntungan bersama, tidak berdasarkan SARA.

Pengertian Pemasaran Langsung/Direct Marketing
Menurut Kotler (2007:320) “Pemasaran langsung adalah sistem pemasaran interaktif yang menggunakan satu atau lebih media untuk mempengaruhi suatu tanggapan atau transaksi terukur pada lokasi mana pun”. Definisi lain dari pemasaran langsung menurut Belch dan Belch yang dikutip oleh Kennedy (2006:26): “Direct marketing is a system of marketing by which organization communicate directly with the target consumer to generate a response or transaction”. Menurut Saladin (2004:191) mengemukakan bahwa “Pemasaran langsung adalah suatu sistem pemasaran yang menggunakan suatu media iklan atau lebih guna mendapatkan respons dan/ atau transaksi yang bisa diukur disuatu lokasi.”
Pemasaran langsung adalah penggunaan saluran langsung konsumen untuk menjangkau dan mengirim barang dan jasa kepada pelanggan tanpa menggunakan perantara pemesan. Pemasar langsung dapat menggunakan sejumlah saluran untuk menjangkau calon pelanggan dan pelanggan perorangan, seperti surat langsung, pemasaran katalog, telemarketing, tv interaktif, kios, situs web, dan perantara bergerak (mobile).

Kelebihan Pemasaran Langsung/Direct Marketing
·         Targeting: Targeting merupakan suatu strategi untuk memilih, menyeleksi dan menjangkau suatu pasar. Dengan Direct Marketing diharapkan suatu produk/jasa dapat menjangkau target pasarnya.
·         Cost Effective: Biaya yang dikeluarkan jauh lebih efektif mengingat penjualan yang dilakukan adalah penjualan yang berulang (repeat sales) dengan target pasar yang cukup jelas.
·         Flexibility: Direct Marketing dapat dilakukan melalui berbagai jenis bentuk media.
·         Control and Accountability: Dengan Direct Marketing akan mudah dihitung respon yang muncul dari kegiatan marketing disamping dapat mempermudah pembuatan anggaran promosi.
·         Measures of Effectiveness: Dengan direct media, feedback dapat diperoleh langsung dari konsumen.
·         Opportunity to Test: Dengan Direct Marketing, kegiatan riset harga, promosi, dan penentuan waktu dapat dengan mudah dilakukan.
·         Consumer Database: Database konsumen dapat dengan mudah dibentuk dalam Direct Marketing sehingga dapat diraih penjualan yang berulang dari satu pelanggan.

Kekurangan Pemasaran Langsung/Direct Marketing
·         Image Factors: Direct Marketing yang dilakukan lewat pengiriman surat misalnya, konsumen yang ditelepon setiap saat ataupun penawaran lewat sales dapat menimbulkan citra negatif dimata konsumen terutama saat konsumen membutuhkan privacy atau tidak mau diganggu. Peran perusahaan dalam melihat saat yang tepat bagi konsumen merupakan solusi masalah ini.
·         Ketepatan: Tingkat ketepatan daftar yang digunakan untuk menunjuk target market yang dituju terkadang terlalu rendah, karena daftar yang digunakan tidak sesuai dengan target market yang disasar oleh perusahaan.
·         Content Support: Untuk melaksanakan Direct Marketing diperlukan fasilitas dan sarana yang cukup memadai, misalnya fasilitas telepon on-line, SDM yang handal dan menguasai informasi suatu produk/jasa dimana perusahaan mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk menyediakan fasilitas tersebut.
·         Rising Costs: Semakin lama harga-harga untuk iklan yang menggunakan media direct mail makin mahal, sehingga banyak yang beralih menggunakan media internet.

Contoh Pemasaran Langsung/Direct Marketing
Land’s End berhasil sebagai  produsen pakaian di internet, terutama karena menampilkan model 3D virtual yang memungkinkan pelanggan “mencoba” pakaian sebelum memesan. Contoh lainnya adalaj penjualan lewat telepon, email diminta atau tidak diminta, dan katalog mail, leaflet, iklan outdoor, brosur dan kupon

Pengertian Multi Level Marketing
Pemasaran berjenjang (bahasa Inggris: Multi-level marketing; MLM) adalah strategi pemasaran di mana tenaga penjual (sales) tidak hanya mendapatkan kompensasi atas penjualan yang mereka hasilkan, tetapi juga atas hasil penjualan sales lain yang mereka rekrut. Tenaga penjual yang direkrut tersebut dikenal dengan anggota "downline". MLM atau Multi Level Marketing adalah sistem penjualan yang memanfaatkan konsumen sebagai tenaga penyalur secara langsung. Harga barang yang ditawarkan di tingkat konsumen adalah harga produksi ditambah komisi yang menjadi hak konsumen karena secara tidak langsung telah membantu kelancaran distribusi.

Kelebihan Multi Level Marketing
·         Proses Mudah dan Cepat. Jika Anda ingin bergabung ke dalam bisnis MLM ini, Anda tidak perlu membuang-buang banyak waktu. Anda tinggal membayar biaya pendaftaran (keanggotaan) yang nominalnya sudah ditentukan. Biaya itu juga berlaku seumur hidup, sehingga Anda hanya perlu bayar sekali saja. Selain itu, Anda juga diwajibkan untuk belanja produk tertentu yang sudah ditetapkan juga. Namun, ada berberapa MLM yang hanya mewajibkan anggotanya membayar biaya keanggotaan tanpa membeli produk.
·         Produk Unik dan Langka. Jika Anda mengamati brosur produk yang ditawarkan MLM tertentu, sebagian besar produk itu tidak bisa ditemukan di tempat lain. Produk yang dijual memang benar-benar unik dan menarik. Sebagian besar produk MLM adalah obat herbal atau produk lain yang menunjang kesehatan.
·         Mudah Menjalankan Bisnis. Sekali Anda bergabung dalam bisnis ini, Anda hanya tinggal mencari downline baru dengan melakukan presentasi. Setiap presentasi hanya butuh waktu sekian jam. Kegiatan ini tentunya tidak akan membuang waktu Anda sehingga bisnis MLM memang bisa dijalankan sebagai bisnis sampingan. Tugas utama Anda hanya mencari downline.
·         Anggota MLM Biasanya Bermotivasi Tinggi. Jika Anda pernah bertemu dengan pebisnis MLM, Anda mungkin menemukan perbedaan dalam cara berbicara, berpikir, dan bertingkah laku. Anggota MLM biasanya selalu antusias menawarkan sistem bisnis mereka. Bahkan, mereka bisa saja mengoceh sampai mulutnya berbusa. Mereka selalu menawarkan janji-janji dan impian yang bisa diraih selama mengikuti bisnis MLM. Bahkan, mereka selalu mengatakannya dengan penuh percaya diri. Penulis sendiri juga salut terhadap ketekunan mereka dalam menjalankan bisnis ini.

Kekurangan Multi Level Marketing
·         Produk MLM Mahal. Pernahkah Anda membandingkan produk yang ditawarkan MLM tertentu dengan produk yang dijual bebas di pasaran. Harganya tentu berbeda jauh. Kebanyakan produk MLM dipatok dengan harga yang bisa menguras isi kantong Anda dengan cepat. Harga tersebut belum tentu sebanding dengan kualitas yang ditawarkan. Sebagian besar produk MLM adalah produk penunjang kesehatan. Namun, banyak orang tidak merasa kesehatannya membaik setelah mengkonsumsi produk tersebut. Inilah yang membuat kualitasnya dipertanyakan..
·         Downline Selalu Dimanfaatkan Upline. Jika Anda masih belum mempunyai downline dalam bisnis MLM, sudah pasti Anda hanya akan menderita tanpa mendapatkan keuntungan apapun. Upline bisa mendapatkan keuntungan dari downline. Dengan kata lain, upline memanfaatkan downline. Keuntungan yang didapatkan upline berasal dari downline. Jika Anda tidak bisa mendapatkan downline (korban baru), Anda hanya akan menjadi keset.
·         MLM= Multi Lie Marketing. MLM selalu menawarkan janji muluk dan bonus menarik kepada anggotanya jika mereka bisa mencapai level tertentu. Hadiah yang ditawarkan bisa berupa mobil, liburan ke luar negeri, atau hadiah lain yang bisa membuat kita meneteskan air liur. Namun, hadiah tersebut hanyalah omong kosong belaka. Tidak semua anggota MLM yang memenuhi kualifikasi bisa mendapatkan hadiah tersebut. Jika hadiah tersebut hanya omong kosong tanpa bukti, bisnis MLM adalah bisnis yang mengandalkan multi lie (kebohongan bertingkat). Upline harus berbohong kepada korban baru dengan iming-iming hadiah. Downline tadi juga harus berbohong kepada orang lain untuk mendapatkan anggota baru, atau dia akan selamanya menjadi keset.
·         MLM Tidak Bertahan Lama. Berapa lama Anda bisa bertahan menjadi anggota MLM? Rata-rata, anggota MLM hanya mampu bertahan di bisnis ini selama 1-3 tahun. Mereka memutuskan diri untuk mundur karena bisnis ini dinilai sangat merugikan anggotanya. Jika downline paling bawah mundur dari bisnis MLM, dampaknya tidak terlalu besar. Namun, ketika upline memutskan diri untuk pensiun dari bisnis MLM, semua downlinenya bisa kelimpungan.
·         MLM Mempunyai Citra Buruk. Silahkan Anda buktikan pernyataan ini sendiri. Tanyalah teman atau rekan kerja mengenai bisnis MLM. Kebanyakan orang menganggap bisnis ini sebagai bisnis tak jelas yang isinya hanya tipu-menipu. Jika Anda bertanya kepada mantan anggota MLM, dia pasti bisa mengatakan berbagai keburukan bisnis ini yang mungkin tidak diketahui orang lain. Di Indonesia, para pebisnis MLM juga dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Mereka dinilai hanya sebagai pemimpi dan pembual yang kerjanya hanya mengoceh tak tentu arah. Jika Anda ingin tahu mengapa citra MLM buruk di masyarakat.
·         MLM Menguntungkan Sedikit Orang dan Merugikan Banyak Orang. Siapa yang paling dituntungkan dalam bisnis MLM? Tentu saja jawabannya adalah orang yang berada pada posisi puncak dalam piramida sistem bisnis jaringan ini. Dia bisa mengambil keuntungan dari downlinenya dengan leluasa. Sebaliknya, downline hanya akan terus diperas oleh upline. Downline hanya bisa mengubah nasibnya dengan mencari mangsa baru untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi. Sebagian besar anggota MLM memang hanya diperas karena mereka harus membayar biaya pendaftaran yang memang cukup mahal dan belanja produk yang belum tentu ada manfaatnya.
·         Anggota MLM Agresif dan Suka Memaksa Pernahkah Anda "diprospek" oleh seorang anggota MLM? Penulis pernah mengalami sendiri kejadian ini. Pertama, penulis diajak datang ke rumah pebisnis MLM tersebut. Sebenarnya, penulis tidak menyadari dirinya akan diprospek untuk masuk dalam bisnis MLM ini. Sesampainya di rumah anggota tersebut, penulis menerima berbagai penjelasan dan manfaat yang bisa diperoleh jika bergabung ke dalam bisnis MLM. Namun, penulis tidak tertarik untuk bergabung dan orang tersebut masih terus memaksa. Kisah lain juga dialami seorang teman. Dia ditawari untuk mengikuti bisnis MLM. Meskipun MLM tersebut hanya meminta uang pendaftaran, teman penulis tetap menolak. Akibatnya, hubungan mereka menjadi tidak harmonis lagi setelah penolakan tersebut.

Contoh Multi Level Marketing
·         SOPHIE MARTIN
·         ORIFLAME
·         TUPPERWARE
·         CNI
·         TIENS
·         AMWAY
·         AVAIL
·         ECOSWAY
·         MULTICARE
·         KLINK

REFERENSI :

TUGAS KELOMPOK - KEWIRAUSAHAAN

Kamis, 06 Oktober 2016

TUGAS KELOMPOK
KEWIRAUSAHAAN


Description: LOGO_GUNADARMA.jpg

Disusun Oleh:
Disusun Oleh:
Kelompok                 :       4 (Empat)
Nama Anggota         :       1. Abdurahmahman H.                          / 30413047
                                          2. Fauzi Aulianinda S.                                 / 33413325
                                          3. Gusty Agung P                                          / 33413805 
                                          4. Kahfi Hidayatullah                                 / 34413750              
                                          5. Karbela H.                                                 / 34413764               
                                          6. Suci Rahmi Taswir                                 / 38413663
                                          7. Yogi Arfan Tri Putra                              / 39413469
Kelas                         :       4ID07 

JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2016
                1.        Sepatu
Sepatu adalah suatu jenis alas kaki (footwear) yang biasanya terdiri bagian-bagian sol, hak, kap, tali, dan lidah. Biasanya juga terbuat dari kanvas atau kulit yang menutupi semua bagian mulai dari jari jemari, punggung kaki hingga bagian tumit. Pengelompokkan sepatu biasanya dilakukan berdasarkan fungsi atau tipenya, seperti sepatu resmi (pesta), sepatu santai (kasual), sepatu dansa, sepatu olahraga,sepatu kerja, sepatu ortopedik dan sepatu minimalis.
Keunggulan membuka usaha berjualan sepatu karena hampir semua orang membutuhkan sepatu dan banyak juga varianya berdasarkan funsinya
Kelemahan harus mempunyai periklanan atau promosi yang bagus karena usaha dibidang ini sangat banyak pesaingnya

                2.       AC Portable
AC merupukan mesin pendingin udara yang dibutuhkan saat ini di karenakan suhu yang tidak stabil banyak orang yang menggunakan AC untuk menstabilkan suhu dan kelembapan pada ruangan mereka, Seiring berkembang teknologi AC kini sudah hadir AC Portable yang memiliki kelebihan bisa di pindah2 tempat kemana saja yang kita mau dan penggunaan yang lebih mudah.
Sebelum mengenal lebih jauh serta mengetahui kelebihan dan kekurangan AC Portable, sebaiknya Anda juga harus sedikit mengetahui mengapa mesin pendingin jenis ini hadir. Bukankah AC konvensional sudah cukup baik kinerja dan penggunaannya? Tentu saja, tidak ada yang menganggap AC konvensional buruk. Namun ada beberapa faktor yang membuat saat ini bermunculan produk AC Portable sebagai alternatif penggunaan AC konvensional. Beberapa faktor diantaranya adalah ukuran, harga, kemudahan penggunaan serta instalasi. Seperti yang diketahui bahwa AC konvensional memiliki ukuran cukup besar dan harga yang tidak murah. Selain itu penggunaan AC juga hanya dapat dilakukan di satu tempat, dimana perangkat terinstalasi. Jangan lupa juga bahwa pemasangan AC biasa juga harus mengorbankan tembok yang dibobok. Teknologi AC Portable menjadi solusi bagi Anda yang masih enggan menggunakan AC konvensional. AC Portable menjadi mesin pendingin udara yang dari segala faktor memiliki kemudahan yaitu mulai dari penggunaan, ukuran harga dan instalasi. Anda tidak perlu membobok tembok Anda karena AC Portable dapat berdiri sendiri selayaknya kipas angin dan tentu bisa dipindah-pindah. Mengenai harga, tentu saja jauh lebih murah dibandingkan AC Konvensional. Keunggulannya lebih banyak dicari orang dibandingkan dengan AC konvensional dari segi instalasi, biaya, dan penggunaan. Kelemahannya AC lebih banyak digunakan oleh kalangan menengah keatas dan juga dipengaruhi letak geografis keadaan suhu ditempat tersebut

                3.       Jam Tangan
Dominasi jam tangan bermesin mekanik selama berabad-abad dengan segala keindahan, kerumitan, dan kemewahannya, akhirnya sedikit terganggu dengan hadirnya jam tangan bermesin elektrik yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1957 di Lancaster,Pennsylvania, Amerika Serikat oleh Hamilton Watch Company. Penelitian arloji elektrik tersebut sebenarnya telah dimulai sejak tahun 1946. Jam tangan selalu mampu mendominasi pasar, dengan berbagai merk lain, dan menjadi awal perubahan industri jam secara global. Keunggulannya jam dimasa kini tak hanya digunakan untuk melihat waktu saja tapi juga bisa dijadikan untuk trend atau bergaya.
Jam tangan atau arloji adalah penunjuk waktu yang dipakai di pergelangan tangan manusia. Jam tangan pertama kali diperkenalkan pada abad ke-16. Pada saat itu semua jam tangan dan alat penunjuk waktu lainnya menggunakan mesin penggerak mekanik manual(hand-winding). Jam tangan tertua yang diketahui adalah jam tangan milik Ratu Inggris Elizabeth I yang dibuat oleh Robert Dudley pada tahun 1571. Dari abad 16 hingga awal abad 20, jam tangan hanya digunakan oleh wanita, sedangkan pria menggunakan jam saku.

                4.       Jaket
Jaket adalah baju luar yang panjangnya hingga pinggang atau pinggul, dipakai untuk menahan angin dan cuaca dingin. Bukaan jaket terletak di bagian depan dari leher ke bawah. Ritsleting, kancing, atau sabuk dipakai sebagai alat untuk membuka dan menutup bukaan jaket. Mantel lebih panjang dari jaket, biasanya panjang mantel mulai dari sekitar pantat hingga sampai di bawah lutut. Dalam bahasa Inggris, istilah jacket juga berarti jas, dan tidak hanya mencakup jaket menurut pengertian bahasa Indonesia (jaket olahraga atau jaket kulit).
Berbeda dari kemeja atau blus yang dibuat dari kain tipis, jaket dibuat dari kain tebal dan sering diberi kain pelapis dan bahan penghangat di bagian dalam seperti bulu-bulu harus burung atau bulu angsa. Tidak seperti kemeja atau blus, jaket tidak dipakai untuk langsung bersentuhan dengan kulit. Oleh karena itu, jaket tidak perlu dicuci atau tidak perlu sering dicuci. Sebagian besar jaket juga dibuat dari bahan yang tidak dapat dicuci. Keunggulannya jam dimasa kini tak hanya digunakan untuk menghangatkan tubuh dari cuaca dingin atau menahan angin saja tapi juga bisa dijadikan untuk trend atau bergaya

                5.       Aksesoris Kayu
    Aksesoris adalah benda-benda yang dikenakan seseorang untuk mendukung atau menjadi  pengganti pakaian. Bentuk aksesori bermacam-macam dan banyak di antaranya terkait dengan peran gender pemakainya. Aksesori dalam bahasa Indonesia hampir selalu berarti fashion accessory dalam penggunaan dalam bahasa Inggris. Aksesoris kadang di butuhkan untuk mempercantik hiasan ruangan atau tempat2 tertentu yang saya ajukan sebagai usaha ada aksesori kayu aksesori ini terbuat dari kayu yang memiliki daya tarik tersendiri untuk peminatnya, produk ini pun memikin struktur yang kuat karena terbuat dari kayu, dan peminat nya pun lumayan banyak. Kelebihan baik dari segi penampilan sebagai daya tarik, kuaiitas bahan, penggunaan bahan2 lumbah menjadi bahan yang biernilai jual

  6.       Earphone Holder
  Earphone atau penyuara kuping adalah alat yang dapat mengubah energi listrik menjadi gelombang suara. Dipakai dengan cara memasangnya disumpalkan ke dalam telinga. Earphone dapat digunakan untuk hiburan seperti CD, DVD player, home theater, video games, computer, dll. Juga digunakan di portable device seperti digital audio player/ mp3 player, handphone, dll. Earphone juga digunakan untuk di stasiun-stasiun TV sebagai alat pengantar pesan dari direktur acara/ atasan ke presenter/ kru TV lainnya/ bawahan. Sehingga komunikasi tercapai tanpa didengar pihak-pihak lain. Terkadang ketika kita habis menggunakan earphone kita repot untuk menyimpan eaphone tersebut akibat nya earphone kusut atau rusak oleh karena sebab itu peluang usaha muncul dengan membuat eaphone holder yang berfungsi untuk menyimpah earphone dengan rapih dan aman.
  
             7.       Wiper Spion Mobil
                 Sebuah wiper kaca atau adalah perangkat yang digunakan untuk menghilangkan rerintikan hujan kaca depan atau kaca depan. Hampir semua kendaraan bermotor, termasuk kereta api, pesawat dan perahu, dilengkapi dengan wiper tersebut, yang biasanya merupakan persyaratan hukum. Sebuah wiper umumnya terdiri dari lengan, berputar di satu ujung dan dengan pisau karet panjang melekat padayang lain. Pisau berayun bolak-balik atas kaca,mendorong airdari permukaannya. 
Sebagian besar mobil menggunakan dua disinkronisasi lengantipe radial, sementara kendaraan komersial banyak menggunakan satu atau lebih lengan pantograph. Wiper pada mobil dibuat karena dalam berkendara tentunya faktor keamanan lah yang paling penting, Wiper pada mobil yang sering kita gunakan sehari2 hanya ada 2 macam wiper yaitu didepan dan belakang, sementara jika hujan spion pun akan berembun dan membuat pandangan kita ke belakang menjadi kabur. Hal itu tentunya dapat membahayakan pengedara dan penumbang bahkan pengguna jalan lain. Maka untuk mangantisipasi hal tersebut datang lah ide membuat Wiper spion kaca mobil yang berfungsi. Untuk membersihkan kotoran atau air atau embun untuk memperjelas kita melihat kebelakang saat mengemudi

                8.       Tas
Tas adalah wadah tertutup yang dapat dibawa bepergian. Materi untuk membuat tas antara lain adalah kertas, plastik, kulit, kain, dan lain-lain. Biasanya digunakan untuk membawa pakaian, buku, dan lain-lain. Tas yang dapat digendong di punggung disebut ransel, sedangkan tas yang besar untuk memuat pakaian disebut koper (dari bahasa Belanda koffer).Ada pula tas yang hanya berbentuk kotak yang biasanya dipergunakan oleh kaum wanita untuk membawa peralatan kecantikannya, biasanya disebut dengan tas kecantikan ataubeauty case .
Sekarang tas menjadi salah satu industri yang sangat menggiurkan. Rata-rata penduduk di dunia ini, menghabiskan sebagian dari uangnya untuk membelanjakan tas. Oleh karena itu, para pengusaha sangat tertarik untuk mengembangkan bisnisnya di industri tas ini. Sekarang ada tas yang terbuat dari batik. Modelnya tidak kalah menarik dari tas-tas lainnya. Selain itu, tas ini memeliki corak yang menarik yang dapat menarik perhatian para konsumen.

9.       Handphone/Telepon genggam
Telepon genggam (telepon genggam) atau telepon seluler (ponsel) atau handphone (HP) adalah perangkat telekomunikasielektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel/mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel wireless). Saat ini, Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global System for Mobile Telecommunications) dan sistemCDMA (Code Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).
Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, telepon genggam umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisionline di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini telepon genggam juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (MP3) dan video, kameradigital, game,layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Selain fitur-fitur tersebut, telepon genggam sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di telepon genggam tersebut, orang bisa mengubah fungsi telepon genggam tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.

                 10.   Kamera
Kamera adalah alat paling populer dalam aktivitas fotografi. Nama ini didapat dari camera obscura, bahasa Latin untuk "ruang gelap", mekanisme awal untuk memproyeksikan tampilan di mana suatu ruangan berfungsi seperti cara kerja kamera fotografis yang modern, kecuali tidak ada cara pada waktu itu untuk mencatat tampilan gambarnya selain secara manual mengikuti jejaknya. Dalam dunia fotografi, kamera merupakan suatu peranti untuk membentuk dan merekam suatu bayangan potret pada lembaran film. Pada kamera televisi, sistemlensa membentuk gambar pada sebuah lempeng yang peka cahaya. Lempeng ini akan memancarkan elektron ke lempeng sasaran bila terkena cahaya. Selanjutnya, pancaran elektron itu diperlakukan secara elektronik. Dikenal banyak jenis kamera potret.

Dari 10 produk barang dan jasa untuk dijadikan gagasan usaha diatas kami memilih 3 dengan menggunakan analisis SWOT produk itu adalah :

1.        Acessories kayu
Produk ini dipilih karena memiliki beberapa kelebihan baik dari segi penampilan sebagai daya tarik, kuaiitas bahan, penggunaan bahan2 limbah menjadi bahan yang biernilai jual
Analisis SWOT
·         Strength
Produk ini memiliki kekuatan bahan yang cukup teruji karena terbuat dari kayu, sifat kayu sendiri ringan dan kuat sehingga dapat tahan terhadap benturan dan udara lembab ataupun air
·         Weakness
Kelemahan dari produk ini adalah karena terbuat dari kayu limbah maka perusahaan sangat kritis dalam pemilihan bahan yang layak untuk digunakan agar mendapatkan kualitas terbaik
·         Opportunity
Produk ini dipilih karena menggunakan limbah pabrik yabg berupa potongan kayu yang kurang bernilai hinggal memiliki nilai jual. Bahan kayu dianggap memiliki nilai seni tersendiri sehingga konsumen dapat lebih tertarik untuk memiliki produk ini dan membelinya.
·         Threat
Produk dengan berbahan kayu limbah ini dipilih karena mudah untuk membuat inovasi produk sesusai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen yang fleksibel mengikuti peekembangan design dan model sehingga dapat bersaing dan menjadi kompetitor handal bagi perusahaan lain
2.  Earphone holder :
Produk ini dipilih untuk mempermudah pengguna dalam nenyimpan headset agar    tidak kusut atau rusak
Analisis SWOT
·         Strength
Bahan ini terbuat dari kayu ataupun acrylic sesuai keinginan konsumen sehingga memiliki kekuatan dan tidak mudah rusak
·         Weakness
Kekurangan produk ini adalah pengguna agak kerepotan membawa2 earphone holder kemana2 sehingga perusahaan membuat berbagai macam ukuran untuk memudahkan
·         Opportunity
Produk ini dibuat karena banyak pengguna headset yang kesulitan dalam membawa headset/kusut saat disimpan  oleh karena itu produk ini dirasa cukup dibutuhkan oleh konsumen
·         Threat
Produk ini memiliki design yang unik dan pemilihan bahan yang baik sehingga diharapkan dapat bersaing dengan kompetitor, dan fakta di pasaran pun belum banyak perusahaan yag menjual produk ini sehingga persaingan tidak terlalu ketat dan tergantung pada sistem pemasaran produk

3.       Wiper pada spion mobil
Produk ini dibuat karena dalam berkendara tentunya faktor keamanan lah yang paling penting, produk ini dipilih karena pada mobil yang sering kita gunakan sehari2 hanya ada 2 macam wiper yaitu didepan dan belakang, sementara jika hujan spion pun akan berembun dan membuat pandangan kita ke belakang menjadi kabur. Hal itu tentunya dapat membahayakan pengedara dan penumbang bahkan pengguna jalan lain. Maka untuk mangantisipasi hal tersebut kami memilih produk ini.
Analisis SWOT
·         Strength
Produk ini dibuat dengan bahan logam dan dipadukan bahan karet dengan pertimbangan digunakan bada bagian luar mobil sehingga pasti lebih kuat dibanding bahan kayu & yang lainnya
·         Weakness
Karet pada wiper memerlukan perawatan yang rutin sehingga perusahaan memberikan gratis biaya oerawatan selama 6bulan
·         Opportunity
Pemilihan produk ini memiliki prospek yang cukup menjanjikan karena dirasa sangat penting untuk digunakan pada kendaraan roda empat
·         Threat
Manfaat yang cukup besar tadi dapat menjadi modal yang kuat agar perusahaan dapat bersaing dengan perusahaan lain mengingat belum ada kendaraan yang menggunakan wiper pada spion ini