Nama :
Suci Rahmi Taswir
NPM :
38413663
Kelas :
2ID07
Tugas :
Ilmu Sosial Dasar (Softskill)
Kepadatan Penduduk menimbulkan masalah
Indonesia merupakan salah satu negara terpadat di dunia yang
mempunyai penduduk yang sangat banyak. Kepadatan penduduk semakin
meningkat di beberapa kota besar negara Indonesia terutama di ibukota
negara Indonesia yaitu jakarta yang memang adalah kota terpadat di
Indonesia. Jakarta merupakan ibu kota indonesia yang banyak menarik
pendatang dari dalam negeri maupun luar negeri. Jakarta pun merupakan pusat
pemerintahan, pusat bisnis dan keuangan. Tak heran jika kota ini terpadat
karena banyaknya transmigran yang bertransmigrasi ke kota ini. Banyak suku-suku
yang mendiami kota ini antara lain : Jawa, Sunda, Minang, Batak dan
Bugis.
Berikut info yang memaparkan bahwa
Jakarta termasuk kota terpadat di dunia. Kemudian, selain buruknya tata kota,
masalah yang dihadapi kota-kota besar ini adalah polusi, kemiskinan,
membeludaknya jumlah penduduk, dan tingginya biaya hidup. Berikut daftar 10
kota megapolitan terbesar di dunia
1.
Toky : 32,5 juta penduduk
2.
Seoul : 20,6 juta penduduk
3.
Mexico
City : 20,5 juta penduduk
4.
New
York City : 19,8 juta penduduk
5.
Mumbai : 19,2 juta penduduk
6.
Jakarta : 18,9 juta penduduk
7.
Sao
Paulo : 18,8 juta penduduk
8.
Delhi : 18,6 juta penduduk
9.
Shanghai : 16,7 juta penduduk
10. Manila : 16,3 juta penduduk
Semakin bertambahnya pendatang maka kepadatan penduduk pun
semakin meningkat, kepadatan penduduk jelas menjadi inti masalah dari keadaan
penduduk yang menjadi masalah sosial di kota-kota besar, berikut beberapa
masalah yang timbul akibat kepadatan penduduk yang tidak terkendali oleh
pemerintah :
1.
Sifat
konsumtif
2.
Kekumuhan
kota
3.
Kemacetan
Lalu lintas
4.
Kriminalitas
tinggi
5.
Struktur
kota berantakan
6.
Banjir
7.
Terjadinya
kemerosotan kota
8.
Pengembangan
industri yang menghasilkan limbah
9.
Pelebaran
kota dengan tata yang tidak baik
10. Melonjaknya sektor informal
Banyak hal atau langkah yang bisa
dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut diantaranya :
a.
Penambahan dan penciptaan lapangan kerja
b.
Meningkatkan kesadaran dan pendidikan
kependudukan
c.
Mengurangi kepadatan penduduk dengan
program transmigrasi
d.
Meningkatkan produksi dan pencarian
e.
Menggalakkan program KB untuk membatasi
jumlah anak dalam satu keluarga
Referensi :
masalahsosial-terjadipadarakyat.blogspot.com/


